Beranda Berita

Politeknik Jambi melalui LP3M Jadi Narasumber Pendampingan Pemenuhan Arah Kinerja PTS Provinsi Jambi

18 September 2026, 15:25
Politeknik Jambi melalui LP3M Jadi Narasumber Pendampingan Pemenuhan Arah Kinerja PTS Provinsi Jambi

Jambi, 10 September 2026 — Politeknik Jambi melalui Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) turut berkontribusi dalam kegiatan Pendampingan Pemenuhan Arah Kinerja Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Provinsi Jambi yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah X pada Kamis, 10 September 2026, bertempat di Hotel Aston Jambi.

Dalam kegiatan tersebut, Bapak Sukadi, MT dari Politeknik Jambi hadir sebagai narasumber dan memberikan pendampingan terkait upaya pemenuhan arah kinerja PTS, khususnya dalam penguatan sistem penjaminan mutu, tata kelola, serta peningkatan kinerja perguruan tinggi secara berkelanjutan. Materi yang disampaikan diharapkan dapat memberikan pemahaman dan praktik yang dapat diterapkan oleh perguruan tinggi dalam memenuhi indikator kinerja serta meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Kegiatan pendampingan ini menjadi bagian penting dalam mendorong PTS di Provinsi Jambi untuk terus melakukan evaluasi, pengendalian, dan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Melalui kegiatan tersebut, perguruan tinggi memperoleh ruang untuk berdiskusi, mengidentifikasi berbagai tantangan dalam pemenuhan arah kinerja, serta menyusun langkah strategis untuk meningkatkan capaian kinerja institusi.

Keikutsertaan Politeknik Jambi sebagai narasumber juga menjadi bentuk kontribusi institusi dalam mendukung penguatan mutu pendidikan tinggi di Provinsi Jambi. Melalui LP3M, Politeknik Jambi terus berkomitmen untuk berbagi praktik baik dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan pengembangan tata kelola perguruan tinggi yang berorientasi pada peningkatan mutu dan pencapaian kinerja.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara LLDIKTI Wilayah X dan PTS di Provinsi Jambi, sehingga pemenuhan arah kinerja tidak hanya berorientasi pada pencapaian indikator, tetapi juga menjadi bagian dari budaya mutu dan peningkatan kualitas perguruan tinggi secara berkelanjutan.